PEUGEOT 306
Merk:Peugeot
Model: 306
Transmisi: Manual 5 speed / Matik 4 speed
Tahun Pembuatan: 1996 - 2003
Harga Baru (pada saat punya/tes) : 68 jt (1996)
Harga Second (pada saat penulisan ulasan): 40 - 80 jt
Spesifikasi Kendaraan:
Bodi: 4-door sedan
Layout : Front engine Front wheel drive
Mesin :XU7JP dan XU7JP4
Konfigurasi : SOHC 8-valve (XU7JP) & DOHC 16-valve (XU7JP4)
Power : 108 HP (XU7JP) dan 116 HP (XU7JP4)
Kompresi : 1:8 (XU7JP) & 1:9.25 (XU7JP4)
Wheelbase : 2581 mm
Length : 4192 mm
Width : 1692 mm
Height : 1379 mm
Ground clearance : 203 mm
Kerb weight : 1200 kg
Fuel capacity : 60 litres
Suspension front : Independent.MacPherson Strut .Coil Spring.Anti Roll Bar.
Suspension rear : Independent.Trailing Arm.Torsion Beam.
Brakes F/R : Ventilated Disc / Drum
Ulasan:
Memperluas kelasnya di pasaran, Peugeot mengeluarkan tipe 306 pada 1996. Dimensinya lebih kecil dari 405 yang lebih dulu ada. Menurut tahun keluarnya, 306 terbagi 3 versi : N3, N5 dan MY2000 dengan varian ST dan LeMans pada N3 dan N5 sedangkan MY2000 cuma 1 trim saja yaitu manual Full Option
Salah satu keunggulan 306 adalah kemampuan ban belakang bertoleransi sebanyak 5 derajat (toe) saat menikung dengan kecepatan tinggi secara elektris
KEY HISTORY :
1996-1997 :
- Tipe Bodi N3
- Mesin XU7JP 1.8L 8 valve low compress
- Tidak ada Catalytic Converter
- varian ST dan LeMans => bedanya klo LeMans dilengkapi velg alloy, jok kulit, fog lamp, side skirt, setir 3 spoke
- design bumper masih agak "jadul"
- Tidak ada tempat foglamp (ST)
- Foglamp kotak
- bentuk lampu belakang mengikuti 405 (merah melengkung di atas/abu2 di bawah)
1997-2000 :
- tipe bodi : N5
- varian ST dan LeMans
- Mesin XU7J4P 1.8L 16 valve high compress
- Grill tanpa kisi2 dengan logo singa yg lebih besar
- desain bumper lebih modern
- ada tempat foglamp depan (ST)
- foglamp lebih membulat
- Lampu belakang sudah mengikuti design lampu belakang 406 (merah dibawah/abu2 di atas)
2000-2004 awal :
-sebutan : MY2000
-varian cuma manual tapi full option
- bedanya dengan generasi sebelumnya : lampu depan kristal sipit, foglamp bulat, design bumper depan, lampu belakang ada garnish chrome di tengah, dual airbag, rain sensor
Positif:
- Top Speed
- Utk ukuran 1.8 cukup irit (dalkot 1:10)
- Canggih
- Stabil mirip 406
- Lebih lincah dari 406
- Nyaman
Negatif:
-Bushing arm rada ringkih
-Design ketinggalan jaman (N3/N5)
-Ruang fender sempit (gak bisa pake velg gede)
-Jarang ada N3 yg masih seger
Dari kelemahan suspensi depan tadi adalah Ling stabilizer, bushing arm, long tie rod, tie rod, kadang shockbreker bocor. Gejala yang timbul bunyi bunyi yang mengganggu, dengan biaya yang jauh dibawah bengkel resmi bengkel kami bisa mengatasinya. Kecuali shockbreker yang harus original parts yang lain bisa dengan merek lain yang pasti masih buatan eropa dengan kualitas yang teruji.

Fuse Box juga salah satu kelemahan 306, terutama fuse AC suka terbakar, yang terjadi Blower AC tidak bekerja ruang kabin jadi panas, posisi ada di bawah Steering Wheel
Fuse Box engine yang posisi di samping aki juga sering kejadian terbakar terutama buat Suply arus ke Motor Fan Radiator
Motor Fan Radiator sering krjadian tidak berfungsi baik Low Speed atau Hight Speed nya, analisa bisa dari Motor nya bisa juga dari Relay nya terbakar , posisi ada di depan Radiator untuk Perbaikan lebih lega kalau buka Bampernya
Suspensi Belakang juga salah satu kelemahan nya, gejala yang timbul ban /Roda miring ke dalam di bagian atas nya dan juga kalau sudah akut adanya bunyi bunyi di bagian belakang saat kena jalan yang tidak rata, solusinya ganti Laher arm nya sekalian di ratakan bantalannya dengan bantuan tukang bubut
PEUGEOT 206
Hal ini ditunjukan oleh data penjualan 206 di Tanah Air yang mencapai lebih dari 4.000 unit. Bahkan penjualan 206 di dunia, menembus lebih dari 4 juta unit. Hasil penjualan ini membuktikan 206 telah teruji kehebatannya.
History
Peugeot 206 mulai dipasarkan PT Astra France Motor (AFM) pada awal 2000 dalam bentuk CBU (Completely Built-Up) yang langsung didatangkan dari Prancis. Saat itu disediakan pilihan transmisi manual dan otomatis dengan mesin 1.400 cc 4 silinder Multi Poin Injection.
PT AFM meluncurkan pula varian Sporty di 2002. Perbedaan dari varian standar ada pada spoiler belakang, lampu diamond cut, power window belakang, serta jaringan kelistrikan menggunakan sistem Multiplex.
Di Oktober 2003, Peugeot 206 pun dirakit di Tanah Air. Proses ini membuat banderolnya menjadi lebih murah ketimbang lansiran sebelumnya. Secara umum tidak ada perubahan mendasar.
Ubahan luar terlihat lampu depan diamond cut, foglamp dan bumper depan-belakang. Sedangkan di interior meliputi electric mirror dan power window belakang. Di samping itu ada pembenahan suspensi dan penambahan catalytic converter.
Selama beredar di Tanah Air, Peugeot 206 mengalami 2 kali pergantian wajah, walau hanya ubahan minor. Namun sayang pamor 206 kemudian meredup setelah para rival kuatnya seperti Chevrolet Aveo, Hyundai Getz, Honda Jazz dan Toyota Yaris hadir di Tanah Air. Sementara Peugeot belum memperluas jaringan dan meluncurkan model yang lebih segar.
Suspensi
Perangkat kaki-kaki rentan rusak, khususnya long-arm, jika kerap melindas jalan rusak. Celakanya, mesti dibeli satu unit dan harganya bisa di atas Rp 1 juta
sumber AUTO BILD indonesia
Kelemahan yang lain pada PEUGEOT 206 adalah suspensi belakang bunyi bunyi, bisa ditandakan dengan miringnya roda belakang, penyebabnya adalah Bearing Torsi yang rusak, cara mengatasinya ganti Bearing cuma sayangnya as torsi suka ikut tergerus gesekan Arm nya dan menyebabkan luka.
Cara mengatasi hal diatas ialah ganti as Torsi tadi dengan harga yang lumayan menguras kocek, alternatif lain dengan dibubut, tapi hasilnya tergantung hasil pekerjaan tukang bubutnya, estimasi Total biaya sekitar 1,5-2 jt an.
Bearing Torque

Suspension Tube

dapat mereparasi suspensi (sockbreker,karet arm,ling stabilizer,torgue belakang dll) dengan mengganti atau juga me-repair kalau memungkinkan..contoh suspensi belakang peugeot 206 ini..
bearing torque, batang torsi, arm belakang, paha ayam, laher arm,laher torque, bubut arm belakang, cross mamber belakang, rear crosmamber












